Sebuah Al-Qur’an mini berukuran 3×2 centimeter bertinta emas milik salah seorang warga kecamatan Binuang, kabupaten Polewali Mandar diklaim telah berusia 2,5 abad. Konon katanya Al-Qur’an mini tersebut telah ada sejak tahun 1800-an. Dan digunakan oleh pemiliknya saat itu untuk menyebar islam di daerah tersebut. Pemilik dan pewaris Al-Qur’an tersebut adalah seorang warga yang bernama Asrul.

Asrul mengungkapkan bahwa Al-Qur’an tersebut adalah milik seorang penyebar islam di Polewali Mandar berjuluk To Salama Di Labuang Padang atau Tuan Langgarang. Tuan Langgarang telah menyebarkan islam di tanah mandar sejak tahun 1800-an. Menurut Asrul pemilik asli Al-Qur’an tersebut adalah kakek buyutnya dan ia merupakan generasi ketiga dari keluarga tersebut. Oleh karena itu ia mewarisi Al-Qura’an mini tersebut.

Al-Qur’an mini tersebut sama halnya dengan Al-Qur’an pada umumnya, yaitu memiliki 30 juz dan berisi 114 surat. Hingga saat ini Al-Qur’an tersebut masih dijaga dengan baik oleh Asrul. Bahkan menurut Asrul dahulu ia masih sering menggunakan Al-Qur’an mini tersebut untuk mengisi ceramah daerah Polewali Mandar. Namun karena usia Al-Qur’an yang telah mencapai 2,5 abad membuatnya tidak lagi menggunakannya karena takut menjadi rusak. Apalagi sekarang beberapa huruf di Al-Qur’an tersebut sudah mulai buram dan menjadi tidak jelas. Asrul berharap masih bisa mewariskan Al-Qur’an tersebut kepada keturunannya kelak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *